Sabtu, 28 Maret 2020

Tote Bag Kanvas Polos

Tote bag Kanvas banyak digunakan oleh semua orang karena bentuknya yang sederhana namun mempunyai daya guna yang banyak. Tote bag berbahan kanvas atau sering disebut sebagai tas kanvas, mempunyai bentuk panjang dengan dua buah pegangan yang berada di ujung atasnya dan biasanya tidak mempunyai resleting. Material kanvas dipilih untuk membuat tote bag dengan alasan karena bahan kanvas memiliki sifat kuat. Kanvas dengan motif atau pun kanvas polos bisa menjadi pilihan bahan untuk tote bag yang diinginkan. Tote bag kanvas polos biasanya lebih disukai karena bisa menjadi pelengkap padu padan busana dengan model dan warna apa saja.

Tote Bag Kanvas Polos

Tote Bag Kanvas Berkualitas
Tote bag berbahan kanvas ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, dari kuliah sampai berbelanja. Apalagi, akhir-akhir ini digaungkan penggunaan tempat atau wadah selain plastik untuk keperluan membawa atau membungkus barang untuk mendukung aksi penyelamatan lingkungan dengan pengurangan penggunaan bahan plastik yang sulit didaur ulang secara alami. Terdapat berbagai ukuran tote bag dari kecil, sedang dan besar. Tote bag dengan tipe all size mempunyai ukuran 33 cm pada lebar dasar tas dan 37 cm pada tinggi atau panjang tas.

Tote bag yang pada dasarnya merupakan tas jinjing. Jadi tote bag bisa dijadikan tas utama mau pun tas tambahan dari tas utama yang sudah dibawa. Sebagai tas utama mau pun tas tambahan, tote bag mensyaratkan kekuatan terutama pada bagian dasar tas dan pada pinggiran jahitan tas. Pemilihan bahan kanvas diakui dapat memenuhi syarat ini, sehingga bahan kanvas lebih banyak digunakan daripada bahan lain, seperti nilon atau kain yang dengan tekstur kokoh yang lain. Bahan kanvas yang berasal dari kapas aman bagi lingkungan karena dapat terurai secara alami.

Sebelum penggunaan bahan kanvas digunakan, tote bag menggunakan memilih bahan rami tetapi di kemudian hari bahan ini justru tidak terlalu menjadi pilihan karena bahan kanvas dinilai mempunyai kelebihan yang mendukung untuk bahan tote bag. Bahan kanvas juga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan bahan kulit atau bahan lainnya. Tote bag kanvas cocok bagi penyuka kesederhanaan dan kepraktisan.

Tas kanvas bisa menjadi wadah jinjing yang aman untuk buku, sepatu hingga barang belanjaan. Penyuka tote bag kanvas polos bisa berkreasi dengan menambahkan pernik hiasan, lukisan tangan, atau cetak foto tiga dimensi yang disukai. Tote bag kanvas polos dengan kualitas bagus bisa didapatkan dengan harga terjangkau. Dengan harga sekitar Rp 25000 tas ini sudah bisa menemani penggemarnya membawa barang-barangnya dan pengguna yang tidak sabar untuk berkreasi dengan tas polos ini. Tas ini selain pun bisa mendukung penampilan pengguna menjadi lebih kasual.

Description : Tote bag kanvas selain multifungsi juga merupakan tas kanvas berkualitas dengan harga terjangkau.

Kamis, 19 Maret 2020

Syarat Pendana Pada Peer to Peer Lending


Akhir-ahkir ini banyak Kita dengar istilah peer to peer lending. Apa itu peer to peer lending? P2P Lending adalah sebuah media penyedia jasa, dimana peminjam akan dipertemukan langsung oleh pemberi dana. Perusahaan yang menyediakan jasa P2P lending disini hanya berperan sebagai perantara pertemuan antara keduanya hingga terjadi sebuah kesepakatan pinjaman.

Pada kegiatan P2P lending saat ini lebih banyak dilakukan secara online dan lebih sederhana dari tahapan peminjaman uang pada bank maupun koperasi. Adapun tujuan dari kegiatan P2P ini adalah sebagai jembatan antara pihak yang memiliki dana kepada pihak yang sedang membutuhkan dana tanpa perlu melalui tahapan yang menyulitkan keduanya.

Syarat Pendana Pada Peer to Peer Lending

Syarat Menjadi Pendana dalam Peer to Peer Lending
Bila Anda ingin menjadi pendana dalam P2P lending ada beberapa persyaratan yang harus Anda miliki. Sebagai salah satu bentuk investasi, ternyata persyaratan pendana dalam sistem ini tidak sulit bahkan terbilang bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain persyaratan yang mudah, investasi dalam P2P lending ini juga sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak yaitu pendana dan penerima dana itu sendiri.

  1. Berkewarganegaraan Indonesia
Salah satu syarat yang paling mutlak dalam menjadi pendana pada P2P lending ini adalah Anda haru berkewarganegaraan Indonesia atau WNI. Ini dikarenakan kebanyakan sistem P2P yang ada di Indonesia hanya berbasis nasional saja sehingga mempermudah dan juga memaksimalkan kinerjanya. Bukan hanya pendana, peminjam dana juga harus Warga Negara Indonesia.

  1. Usia Minimal 21 Tahun
Syarat selanjutnya adalah usia minimal pendana yakni 21 tahun. Meskipun Anda telah memiliki pekerjaan atau pemasukan di usia 18 tahun, jika Anda ingin menjadi pendana dalam P2P lending maka usia Anda harus mencapai 21 tahun. Usia ini dianggap sebagai usia dewasa dan sudah bisa lepas dari ikatan atau pembiayaan orang tua dan kebanyakan di usia ini orang sudah memiliki pekerjaan sendiri.

  1. Memiliki Pekerjaan
Tentu saja Anda harus memiliki pekerjaan atau minimal usaha ketika Anda ingin menjadi seorang pendana. Jika Anda tidak memiliki penghasilan maka akan dipertanyakan darimana Anda mendapatkan modal sebagai pendanaan investasi P2P lending ini. Meskipun sistem ini online, namun Anda diwajibkan memiliki pekerjaan nyata yang memberikan Anda penghasilan setiap bulannya.

  1. Sumber Pendapatan yang Jelas
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda harus memiliki sumber pendapatan yang pasti yaitu bisa bersumber dari pekerjaan tetap maupun usaha. Ini karena ada sejumlah uang yang akan Anda pinjamkan pada peminjam yang akan menjadi investasi Anda.

Salah satu platform Peer to Peer Lending yang diminati oleh para pendana dan juga peminjam adalah Amartha. Dimana pada perusahaan Peer to Peer Lending adalah tidak hanya pinjaman yang diberikan pada pihak yang membutuhkan namun juga terdapat sosialisasi serta dukungan-dukungan sosial seperti dukungan terhadap pengetahuan bisnis serta kesehatan dan juga sanitasi lingkungan sekitar.

Senin, 09 Maret 2020

Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Dengan Layanan Peer to Peer


Peer to peer lending senantiasa menjadi layanan yang memudahkan rakyat menengah untuk mendapatkan pendanaan atau modal. Banyak jenis kebutuhan yang dilayangkan sebagai pengajuan dengan beragam kemudahan persyaratan. Pasar dalam bidang ekonomi saat ini masih sangat sulit di prediksi. Kesiapan seseorang dengan berbagai kondisi harus selalu di pantau terutama dananya.

Peran Peer to Peer dalam Market Ekonomi
Market ekonomi global atau pun nasional bukan sesuatu yang mudah untuk di selami. Di dalamnya terdapat banyak sekali hal kompleks sebagai tantangan bagi pengusaha. Untuk Anda pelaku usaha menengah atau rakyat menengah yang membutuhkan suntikan dana. Hal ini akan terkesan menakutkan dan sulit untuk diselami dengan baik terutama untuk meraih kesuksesan.

Peer to peer lending adalah layanan yang diberikan pada pihak untuk mendapatkan dana. Di sisi lain, investor juga memiliki peran yang penting untuk memberikan suntikan dana bagi para peminjam. Saat ini perusahaan fintech berusaha untuk membuat peer to peer ini semakin memudahkan langkah rakyat. Mendongkrak pasar yang kompleks menjadi sesuatu yang mudah untuk di pecahkan.

Setiap orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan suntikan dana dalam mencapai kemudahan berbisnis. Memunculkan potensi baru dan bibit muda dalam usaha menengah rakyat saat ini. Anda bisa menemukan banyak perusahaan fintech dengan produk peer to peer yang mudah ditemukan seperti Amartha. Sudah jelas bahwa Amartha yang telah berpengalaman mampu memberikan yang terbaik.

Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Dengan Layanan Peer to Peer

Kesempatan investor untuk berinvestasi dengan mudah
Bukan tidak mungkin jika Anda bisa mendapatkan banyak keuntungan ketika berinvestasi di bidang peer to peer. Kebutuhan seseorang untuk mendapatkan dana bantuan masih sangat besar. Kesempatan Anda untuk mendapatkan keuntungan bunga pun masih terbuka dengan lebar. Hal ini menjadi Patokan tersendiri untuk membuat Anda yakin jika peer to peer bisa mengubah segalanya.

Pola pikir yang awalnya takut dengan berinvestasi uang bisa diselesaikan dengan mudah. Anda bisa mendapatkan motivasi baru untuk berkompetisi secara sehat di bidang investasi. Keamanan uang bisa selalu dipantau dengan baik oleh Anda. Terutama untuk memiliki kesempatan dalam memilih peminjam mana yang akan diberikan pinjaman uang oleh Anda. Hal ini pun sudah pasti mudah dilakukan.

Menjadi pesaing kompetitif di pasar
Persaingan yang semakin kompetitif membuat beberapa orang bingung apa yang harus dilakukan selain memberikan perhatian lebih bagi perusahaan atau bisnisnya. Ketika Anda menggunakan layanan peer to peer lending segalanya akan jauh lebih mudah. Anda bisa melakukan perubahan untuk memperbesar sayap dalam berkompetisi dengan baik di pasar yang begitu kompleks.

Ketika layanan peer to peer mampu untuk di buat oleh beragam perusahaan fintech, banyak orang percaya bahwa tantangan keuangan semakin mudah dipecahkan. Kemunculan layanan ini di era cyber menjadi patokan bahwa dana yang awalnya sulit didapatkan oleh usaha menengah atau rakyat menengah kini sudah bukan isapan jempol saja.